White wine terbuat dari buah anggur berwarna hijau atau kuning muda. Proses pembuatannya tidak melibatkan kontak lama antara kulit dan jus buah, dengan hasil warna wine yang menjadi jernih pucat hingga keemasan.
Setiap jenis white wine ternyata memiliki karakter berbeda, tergantung varietas anggur dan teknik pembuatannya. Ada yang ringan dan segar, ada yang penuh dan creamy, ada pula yang aromatik dan manis.
Apabila Anda membutuhkan guide untuk memilih white wine pertama Anda, simak ulasan berikut tentang enam jenis white wine paling populer beserta karakter masing-masing.
BACA JUGA: 4 Jenis-jenis Wine dan Karakter Rasanya yang Memikat
You may also like
Wine by the Glass Bar Luca: Harga & Pilihan Wine Bar Luca
8 Wine Pairing Makanan Indonesia: Tips Memilih Wine yang Tepat
Promo Wine di Jakarta: Nikmati 15 Pilihan Wine by the Glass
Jenis-Jenis White Wine Berdasarkan Karakter dan Bobotnya
White wine bisa dikelompokkan berdasarkan bobot, rasa, dan aroma. Pengelompokan tersebut akan membantu Anda memilih wine yang sesuai dengan selera dan hidangan di meja Anda.
Berikut adalah enam jenis white wine yang paling sering Anda temui di restoran dan wine bar:
1. Sauvignon Blanc
Sauvignon Blanc termasuk white wine bertubuh ringan dengan keasaman tinggi. Aroma khasnya berupa jeruk, apel hijau, dan rumput segar.
Wine jenis ini berasal dari Bordeaux dan Loire Valley di Prancis. Saat ini, Selandia Baru dan Chile juga memproduksi Sauvignon Blanc berkualitas tinggi.
Sauvignon Blanc cocok disandingkan dengan seafood ringan, salad, dan keju kambing. Keasamannya yang tinggi juga menjadikannya pembersih mulut yang efektif setelah hidangan bersaus krim.
2. Pinot Grigio
Pinot Grigio atau Pinot Gris termasuk ke dalam kategori white wine ringan dan menyegarkan. Rasanya lembut dengan aroma lemon, jeruk nipis, dan apel hijau.
Varietas ini berasal dari Burgundy, Prancis, tetapi Italia ternyata menjadi produsen terbesarnya di dunia.
Seperti Attems Pinot Grigio dari Friuli yang tersedia di Bar Luca. Wine ini memiliki karakter segar dengan sentuhan mineral khas wilayah Friuli.
Pinot Grigio cocok disandingkan dengan hidangan ikan, pasta ringan, dan salad musim panas.
3. Chardonnay
Chardonnay adalah jenis white wine paling populer di dunia. Karakternya sangat bervariasi tergantung proses pembuatannya.
Unoaked Chardonnay yang difermentasi dalam tangki baja memiliki rasa apel, pir, dan sitrus yang segar. Oaked Chardonnay yang dimatangkan dalam tong kayu menghasilkan rasa mentega, vanila, dan tekstur creamy.
Bar Luca juga menyediakan koleksi Chardonnay dari berbagai wilayah. Mulai dari Decoy Chardonnay California hingga Chardonnay Burgundy produksi Domaine d'Eugénie dan Olivier Leflaive.
Unoaked Chardonnay cocok dengan ikan panggang dan seafood. Oaked Chardonnay lebih pas disajika ketika Anda sedang menyantap ayam panggang, pasta krim, dan lobster.
4. Riesling
Riesling merupakan white wine aromatik yang sangat serbaguna. Rasanya bisa sangat kering hingga sangat manis tergantung teknik pembuatannya.
Varietas ini berasal dari Jerman dan dikenal akan keasaman tinggi serta aroma apel, madu, dan persik. Di Bar Luca, Anda bisa mencoba Schloss Vollrads Riesling dari Rheingau, Jerman. Varian ini termasuk Riesling kering dengan karakter mineral yang jernih.
Riesling kering cocok bersanding dengan hidangan sushi, ikan panggang, dan masakan pedas Asia. Riesling manis lebih pas dengan hidangan penutup berbasis buah.
5. Chenin Blanc
Chenin Blanc adalah salah satu jenis yang sangat adaptif. Rasanya bisa kering dan tajam, atau manis dan honeyed tergantung pada teknik pembuatannya.
Wine ini berasal dari Loire Valley, Prancis. Rasa khasnya berupa apel, pir, dan madu dengan sedikit aroma lilin.
Untuk Anda yang penasaran dengan rasanya, Bar Luca mengurasi beberapa Chenin Blanc dari Loire Valley. Salah satunya adalah Domaine Belargus Ronceray dari Anjou yang berkarakter kompleks.
Chenin Blanc cocok disandingkan dengan ayam, lobster, dan hidangan bersaus buah.
6. Moscato
Moscato atau Muscat adalah white wine manis dengan kadar alkohol rendah. Aromanya kuat dengan aroma bunga, persik, dan jeruk.
Varietas ini sangat populer di Italia, terutama di wilayah Piedmont. Moscato sering disajikan dalam bentuk sparkling seperti Moscato d'Asti.
Di Bar Luca, Tenuta Foresto Favonio Moscato Bianco dari Sisilia bisa menjadi pilihan terbaik Anda. Wine ini dibuat dengan teknik skin contact yang menghasilkan karakter lebih kompleks.
Moscato cocok disandingkan dengan hidangan penutup, makanan pedas ringan, atau sebagai aperitif.
BACA JUGA: Cara Memilih Wine: Panduan Memilih Rasa yang Tepat
Temukan Koleksi White Wine Pilihan Anda di Bar Luca
Dari Sauvignon Blanc yang ringan, Chardonnay yang serbaguna, Riesling yang aromatik, hingga Moscato yang manis, setiap jenis white wine punya karakter tersendiri.
Memahami perbedaan-perbedaannya di ulasan tadi akan membantu Anda memilih wine yang tepat untuk setiap momen berkesan.
Bar Luca mengurasi lebih dari 200 label wine dari berbagai negara Eropa dan New World.
Setiap botol dipilih untuk menemani hidangan Spanish-inspired yang tersedia di restoran, seperti dari tapas, paella, hingga shared plates lainnya.
Kunjungi Bar Luca sekarang dan jelajahi white wine terbaik untuk momen spesial Anda.





