Union Group Logo

Cara Minum Wine yang Benar: Panduan Menikmati Setiap Tegukan

Author logo

Admin

30 July 2026

Saat pertama kali mencoba wine, banyak orang langsung meneguknya seperti minuman biasa. Padahal, ada beberapa langkah sederhana yang bisa membuat rasanya terasa jauh lebih nikmat.
 

Kabar baiknya, langkah-langkah tersebut tidak rumit sama sekali. Anda tidak perlu menjadi sommelier untuk menikmati wine dengan benar.
 

Cukup pahami lima hal dasar berikut, dan Anda akan merasakan perbedaannya 

sejak tegukan pertama.
 

BACA JUGA: Jenis-Jenis Wine dengan Karakter Rasa yang Memikat
 

Langkah-Langkah Menikmati Wine dengan Benar

 

Setiap langkah di bawah ini ternyata berpengaruh langsung pada rasa dan aroma wine di gelas Anda.
 

Mulai dari gelas yang digunakan, suhu saat disajikan, cara memegangnya, hingga bagaimana Anda mencicipinya; semuanya saling terhubung.
 

Mari kita mulai dari yang paling mendasar.
 

1. Pilih Gelas yang Tepat untuk Jenis Wine Anda

 

Banyak orang tidak menyadari bahwa bentuk gelas bisa mengubah rasa wine. Gelas yang tepat membantu aroma sampai ke hidung Anda dengan lebih baik.
 

Gelas red wine dirancang dengan mangkuk yang lebar. Bentuk ini memberi ruang bagi wine untuk bersentuhan dengan udara lebih banyak. Kontak dengan udara membantu red wine melepaskan aroma dan melunakkan tannin-nya.
 

Gelas white wine justru lebih kecil dan sempit. Tujuannya agar suhu dingin bertahan lebih lama dan aroma lebih terfokus saat Anda menyesapnya.
 

Untuk sparkling wine, gelas flute yang tinggi dan ramping menjadi pilihan terbaik. Bentuknya menjaga gelembung tetap hidup lebih lama di dalam gelas.
 

2. Sajikan Wine pada Suhu yang Sesuai

 

Pernah merasa wine terasa hambar atau terlalu menyengat? Kemungkinan besar masalahnya ada di suhu penyajian wine tersebut.
 

Wine yang terlalu dingin akan menyembunyikan aromanya. Sebaliknya, wine yang terlalu hangat terasa terlalu beralkohol di lidah.
 

Red wine paling nikmat pada suhu 13 hingga 18 derajat Celcius. Anda bisa mendinginkannya di ice bucket selama 10 menit sebelum dituang.
 

White wine membutuhkan suhu lebih rendah, sekitar 5 hingga 9 derajat Celcius.
 

Tapi, jangan langsung minum dari kulkas. Keluarkan sekitar 20 menit sebelumnya agar aromanya punya waktu untuk terbuka.
 

3. Pegang Gelas Wine pada Bagian Tangkainya
 

Aturan ini mungkin terlihat sepele, tetapi cara Anda memegang gelas ternyata juga berpengaruh.
 

Selalu pegang gelas pada bagian tangkai (stem), bukan pada mangkuknya.
 

Alasannya sederhana.
 

Panas dari telapak tangan akan menaikkan suhu wine terlalu cepat. Perubahan suhu tersebut bisa mengubah rasa wine yang Anda minum. Memegang tangkai juga menjaga gelas tetap bersih dari sidik jari.
 

4. Ikuti Teknik Tasting yang Benar

 

Di sinilah pengalaman minum wine menjadi lebih seru.
 

Sebelum meneguk, ada empat langkah tasting yang bisa Anda coba.
 

• Lihat (See). Miringkan gelas di depan latar belakang putih. Amati warna dan kejernihannya. Warna bisa memberi petunjuk tentang usia dan karakter wine.
• Putar (Swirl). Putar gelas perlahan di atas permukaan datar. Gerakan ini mengoksidasi wine dan membantu melepaskan aroma yang tersembunyi.
• Cium (Smell). Dekatkan hidung ke bibir gelas. Hirup perlahan dan coba kenali aroma buah, rempah, bunga, atau kayu.
• Teguk (Sip). Ambil tegukan kecil dan biarkan wine menyebar di seluruh lidah. Tahan beberapa detik sebelum menelan.

 

Tahan beberapa detik sebelum menelan.
Setelah menelan, perhatikan aftertaste yang tertinggal di mulut Anda. Wine yang baik biasanya meninggalkan rasa yang panjang dan berlapis.
 

5. Sandingkan Wine dengan Hidangan yang Tepat

 

Padanan yang tepat antara wine dan makanan bisa memperkuat rasa keduanya. Tidak perlu mengikuti aturan kaku untuk langkah ini.


• Red wine seperti Cabernet Sauvignon memang cocok dengan daging merah dan saus kuat.
• White wine seperti Chardonnay lebih pas dengan ikan, ayam, dan pasta bersaus krim.
• Sparkling wine bekerja baik dengan makanan asin dan gorengan. Rosé kering cocok dengan hidangan keju dan salad.
• Sedangkan wine manis sebaiknya disandingkan dengan dessert yang tingkat manisnya setara.

 

Apabila Anda masih ragu, jangan sungkan bertanya kepada sommelier di restoran. Mereka justru senang membantu Anda menemukan padanan terbaik.
 

BACA JUGA: Panduan Jenis White Wine untuk Pemula dan Penikmat
 

Nikmati Wine Terbaik Hanya di Cork&Screw

 

Dari memilih gelas, mengatur suhu, memegang tangkai, mencoba teknik tasting, hingga memadankan wine dengan hidangan, semua langkah tadi bisa Anda praktikkan langsung.
 

Tidak ada cara yang salah dalam menikmati wine selama Anda sudah tahu dasar-dasarnya.
 

Cork&Screw adalah tempat yang tepat untuk memulai. Konsep wine shop-restaurant ini menggabungkan salah satu koleksi wine terbesar di Indonesia dengan pengalaman bersantap.
 

Anda bisa memilih botol langsung dari rak, menikmatinya di tempat, atau membawanya pulang.
 

Tim sommelier Cork&Screw siap menemani Anda menemukan wine yang sesuai selera dan momen. Cork&Screw tersedia di Plaza Indonesia, Jakarta Pusat dan Pacific Place, Jakarta Selatan. 
 

Kunjungi Cork&Screw dan mulai perjalanan wine Anda dari sini.

U+ Rewards

WHAT IS U+ REWARDS?

U+Rewards is The Union Group’s exclusive loyalty program. Start earning points now and get exclusive privileges at all The Union Group establishments.

Download on App StoreGet it on Google Play
U+ Rewards