Anda mungkin pernah melihat seseorang memesan Whisky Highball di bar. Minumannya terlihat sederhana, hanya wiski dan soda di gelas tinggi berisi es. Tapi ternyata, justru di situlah daya tarik highball yang sebenarnya.
Highball adalah koktail yang terdiri dari satu jenis spirit dan mixer berkarbonasi dalam proporsi lebih besar.
Rasio umumnya satu bagian alkohol berbanding dua hingga tiga bagian mixer. Minuman ini selalu disajikan dingin di dalam gelas tinggi yang disebut highball glass.
Yang menarik, sekitar 90 persen minuman racikan di bar termasuk kategori highball. Gin and Tonic, Rum and Coke, bahkan Vodka Soda, semuanya highball.
Jadi kemungkinan besar Anda sudah pernah meminumnya tanpa sadar.
BACA JUGA: Eksplorasi Dunia Cocktail: Dari Arti hingga Jenis Populer
You may also like
Cocktail Bar Jakarta: Panduan Menikmati Ragam Cocktail
Whisky Selection: Whisky Tasting & Menu Pilihan Cork&Screw
Sunset Grill Menu: 8 Pilihan Hidangan yang Wajib Dicoba
Apa yang Membedakan Highball dari Koktail Biasa?
Banyak orang menganggap highball dan koktail sebagai dua hal terpisah. Padahal, highball termasuk keluarga koktail.
Perbedaannya terletak pada dua hal yang cukup mendasar:
1. Komposisinya Jauh Lebih Sederhana
Koktail pada umumnya bisa melibatkan dua jenis alkohol atau lebih. Ditambah sirup, jus, bitters, dan berbagai garnish.
Highball berbeda. Anda hanya perlu satu spirit dan satu mixer berkarbonasi.
Karena komposisinya sederhana, rasa asli dari spirit tetap terasa. Mixer hanya berfungsi memperpanjang minuman dan menambah kesegaran.
Tidak ada bahan lain yang menutupi karakter wiski, gin, atau rum yang Anda pilih.
2. Selalu Disajikan di Gelas Tinggi
Highball ternyata punya ritual penyajian tersendiri. Minuman ini selalu menggunakan gelas tinggi berdinding lurus yang memberikan ruang cukup untuk es, spirit, dan mixer.
Bentuk gelasnya yang ramping sendiri bukanlah tanpa alasan. Permukaan cairan yang lebih kecil membuat karbonasi bertahan lebih lama di dalam gelas.
Proses pencampurannya pun sederhana. Semua bahan langsung dituang ke dalam gelas, bukan dikocok di shaker. Cukup diaduk perlahan supaya gelembung karbonasi tidak hilang.
Cara Membuat Highball di Rumah
Begitu Anda memahami strukturnya, membuat highball sendiri tidak sulit. Peralatannya minim dan prosesnya cepat.
Berikut langkah-langkahnya:
1. Siapkan Gelas dan Es Batu
Isi highball glass dengan es batu hingga tiga perempat penuh. Gunakan es berukuran besar karena mencair lebih lambat.
Es yang cukup menjaga suhu minuman tetap dingin dari tegukan pertama sampai terakhir.
2. Tuang Spirit dan Mixer
Masukkan sekitar 45 ml (1,5 oz) spirit pilihan Anda. Tambahkan mixer berkarbonasi yang sudah didinginkan hingga gelas hampir penuh. Mixer dingin membuat karbonasi bertahan lebih lama setelah dituang.
3. Aduk Perlahan, Lalu Sajikan
Cukup satu hingga dua putaran saja. Tujuannya supaya spirit dan mixer tercampur tanpa menghilangkan gelembung.
Terlalu banyak mengaduk justru membuat minuman cepat kehilangan fizz.
Terakhir, tambahkan irisan lemon atau jeruk sebagai garnish jika Anda mau.
Variasi Highball yang Perlu Anda Coba
Setelah mengenal dasarnya, Anda bisa bereksperimen dengan berbagai kombinasi spirit dan mixer.
Setiap variasi punya karakter rasa yang berbeda sehingga setiap minuman terasa seperti pertama kali Anda mencobanya.
1. Whisky Highball
Whisky Highball adalah variasi highball paling klasik dan paling banyak dipesan di seluruh dunia. Campurannya sederhana, hanya wiski dan soda.
Di Jepang, highball bahkan menjadi budaya tersendiri. Orang Jepang menyebutnya haibōru, dan bar-bar di sana memiliki standar pengadukan terukur untuk setiap gelas.
Di Jakarta, Anda bisa menemukan Whisky Highball yang menarik di Bottom Parlour. Bar ini menyajikan Highball menggunakan Modernhaus House Blend Whisky, dicampur dengan air dan CO₂.
Modernhaus House Blend merupakan racikan dari Bourbon Whisky, Japanese Whisky, dan Single Malt Scotch Islay Whisky yang di-resting selama 40 hari di dalam Bourbon barrel.
Hasilnya adalah wiski dengan profil rasa herbal, sentuhan peppermint dan citrus zest, serta jejak asap lembut di akhir.
Karakter inilah yang membuat Highball di Bottom Parlour terasa ringan sekaligus berlapis.
2. Gin and Tonic
Variasi highball memadukan gin dengan air tonik. Rasa pahit dari tonik bertemu karakter juniper pada gin dan menghasilkan kombinasi yang segar.
Irisan jeruk nipis di atasnya menambah aroma sitrus. Cocok dipesan saat cuaca sedang panas.
3. Rum and Coke
Rum bertemu cola dalam variasi highball yang satu ini. Rasa manis cola melunakkan karakter rum, sehingga minumannya terasa ringan dan mudah dinikmati.
Perasan jeruk nipis sering ditambahkan untuk keseimbangan rasa. Di beberapa negara, versi ini lebih dikenal dengan nama Cuba Libre.
BACA JUGA: Kenali Classic Cocktail Lebih Dekat: Cerita di Setiap Gelas
Nikmati Highball dengan Wiski Terbaik di Bottom Parlour Jakarta
Highball membuktikan bahwa koktail tidak harus rumit. Satu spirit, satu mixer, dan penyajian yang tepat sudah cukup menghasilkan minuman yang menyegarkan dan berlapis rasa.
Apabila Anda penasaran ingin mencoba Whisky Highball dengan wiski pilihan, Bottom Parlour bisa menjadi tempat yang tepat.
Bar ini menyimpan lebih dari 500 label wiski dari berbagai negara. Selain Highball, Anda juga bisa memesan Penicillin, Whisky Sour, atau Old Fashioned yang semuanya diracik oleh tim bartender berpengalaman.
Bottom Parlour berlokasi di Jl. Suryo No.32, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. Suasananya santai dan fokus pada wiski.
Habiskan sesi malam yang tenang maupun eksplorasi rasa bersama teman hanya di Bottom Parlour.
Kunjungi Bottom Parlour dan temukan cara baru menikmati wiski lewat segelas highball.





