Sekilas, tequila dan mezcal terlihat berbeda. Namun sebenarnya, tequila adalah salah satu jenis minuman yang terbuat dari mezcal. Keduanya berasal dari tanaman agave dan memiliki akar budaya yang kuat di Meksiko.
Perbedaannya terletak di proses produksinya. Tequila umumnya dimasak menggunakan uap (oven modern). Sementara itu, mezcal dipanggang di dalam lubang tanah menggunakan batu panas dan arang.
Untuk memahami keduanya secara mendalam, berikut ini 14 perbedaan tequila dan mezcal.
BACA JUGA: Apa Itu Whiskey? Definisi, Jenis, Cara Membuatnya
You may also like
Bourbon Whiskey: Mengenal Spirit Ikonik Khas Amerika
Apa Itu Sangria? Kenali Perpaduan Wine dan Buah Khas Spanyol
10 Ragam Minuman Italia dengan Cita Rasa Klasik dan Autentik
Perbedaan Tequila dan Mezcal
Bedanya tequila dan mezcal adalah sebagai berikut.
1. Hubungan Tequila dan Mezcal
Mezcal adalah minuman beralkohol yang dibuat dari tanaman agave. Tequila adalah salah satu jenis mezcal, sama seperti Scotch yang merupakan salah satu jenis whisky.
Dengan kata lain, semua tequila adalah mezcal, tetapi tidak semua mezcal adalah tequila.
2. Jenis Agave yang Digunakan
Tequila hanya boleh dibuat dari satu jenis agave, yaitu Blue Weber Agave (Agave tequilana).
Sebaliknya, mezcal diproduksi menggunakan lebih dari 30 jenis agave, termasuk Espadín, Tobalá, dan Tepeztate.
3. Wilayah Produksi
Kedua minuman ini memiliki perlindungan asal geografis atau Designation of Origin (DO).
Tequila sebagian besar diproduksi di negara bagian Jalisco, meskipun juga dapat dibuat di wilayah tertentu di Guanajuato, Michoacán, Nayarit, dan Tamaulipas.
Sementara itu, pusat produksi mezcal berada di Oaxaca. Namun, wilayah produksinya juga mencakup Guerrero, Durango, San Luis Potosí, dan Zacatecas.
4. Metode Memasak Agave
Cara memasak inti agave (piña) sangat menentukan hasil akhirnya.
Pada tequila, piña dikukus menggunakan autoclave atau oven bata modern.
Sebaliknya, piña untuk mezcal dipanggang di dalam lubang tanah yang dilapisi batu panas dan arang, lalu ditutup tanah selama proses pemasakan.
Teknik tradisional ini menghasilkan karakter asap yang menjadi ciri khas mezcal.
5. Profil Rasa
Tequila umumnya memiliki rasa yang bersih dan segar, dengan sentuhan citrus, herbal, serta sedikit lada.
Mezcal terkenal dengan karakter asap yang kuat, rasa earthy, dan kompleksitas yang berasal dari proses pemanggangan bawah tanah.
6. Skala Produksi dan Distilasi
Tequila diproduksi dalam skala industri menggunakan alat distilasi tembaga atau column still.
Sebaliknya, mezcal dibuat secara tradisional dengan metode artisanal atau ancestral, termasuk menggunakan pot tanah liat maupun alat distilasi berbahan kayu.
7. Klasifikasi Resmi
Keduanya sama-sama mengenal kategori usia seperti Reposado dan Añejo.
Namun, mezcal memiliki klasifikasi tambahan berdasarkan teknik produksinya, yaitu Mezcal, Mezcal Artesanal, dan Mezcal Ancestral.
Klasifikasi ini menentukan apakah produsen boleh menggunakan mesin modern atau harus mempertahankan metode tradisional.
8. Proses Penghancuran Agave
Produsen tequila menggunakan mesin penghancur atau roller untuk mengekstrak sari agave.
Sementara itu, produsen mezcal masih menggunakan metode tradisional seperti tahona, yaitu roda batu besar yang ditarik kuda atau keledai.
Pada kategori Ancestral, agave bahkan dapat dihancurkan menggunakan alat kayu.
9. Proses Fermentasi
Produksi tequila menggunakan ragi komersial, agar proses fermentasi berlangsung konsisten dan terkontrol.
Sebaliknya, mezcal sering difermentasi di wadah kayu terbuka. Tujuannya agar ragi liar dari lingkungan sekitar ikut berperan dalam proses fermentasi. Proses ini akan menghasilkan rasa yang kompleks dan unik.
10. Penggunaan Aditif
Regulasi tequila memperbolehkan penggunaan abocantes, yaitu bahan tambahan seperti karamel, ekstrak kayu ek, atau gliserin untuk menyesuaikan warna dan tekstur minuman.
Sementara itu, mezcal, khususnya kategori Artesanal dan Ancestral, memiliki aturan yang jauh lebih ketat dan melarang penggunaan bahan tambahan tersebut demi menjaga rasa aslinya.
11. Standar Kemurnian
Di pasaran terdapat tequila jenis Mixto yang hanya mengharuskan minimal 51% gula berasal dari agave. Sisanya dapat berasal dari gula tebu atau jagung.
Secara teknis, regulasi mezcal memperbolehkan penggunaan gula non-agave pada kategori tertentu. Sebagian besar mezcal yang diekspor merupakan mezcal 100% agave.
12. Label Verifikasi
Setiap botol tequila wajib mencantumkan nomor NOM (Norma Oficial Mexicana) yang menunjukkan distilasi tempat minuman tersebut diproduksi.
Mezcal menggunakan sistem sertifikasi yang berbeda dan diawasi oleh lembaga seperti CRM (Consejo Regulador del Mezcal), yang mengklasifikasikan produk berdasarkan teknik dan peralatan yang digunakan selama proses produksi.
13. Terroir dan Proses Panen
Produksi tequila cenderung terstandar. Ini karena menggunakan varietas agave hasil budidaya.
Sebaliknya, mayoritas produsen mezcal memanen agave liar yang tumbuh dan membutuhkan waktu puluhan tahun untuk matang.
Karena menyerap karakter tanah, iklim, dan vegetasi setempat, mezcal sering dianggap memiliki ekspresi terroir yang lebih kuat dibandingkan tequila.
14. Identitas Budaya
Secara global, tequila telah berkembang menjadi salah satu industri minuman terbesar yang identik dengan Meksiko.
Sementara itu, mezcal tetap mempertahankan identitasnya sebagai minuman yang dekat dengan tradisi lokal, budaya masyarakat adat, dan proses produksi keluarga yang diwariskan dari generasi ke generasi.
The Cocktail Club House Blend Whisky
Selain menyediakan alkohol berbahan agave, The Cocktail Club juga menawarkan pendekatan unik dalam dunia whisky melalui The Cocktail Club House Blend Whisky.
Whisky ini merupakan perpaduan Bourbon Whisky, Blended Malt Whisky, dan Blended Scotch Whisky yang diracik secara khusus.
Setelah proses blending selesai, whisky disimpan selama 40 hari dalam tong oak Prancis untuk memberikan karakter yang dalam, elegan, dan kompleks.
- Aroma (Nose): menawarkan aroma rempah, buah, dan sentuhan kayu panggang.
- Rasa (Palate): Memiliki tekstur yang lembut, kaya rasa, dan kompleks. Terdapat pula perpaduan rempah, buah, sherry, serta kayu oak panggang untuk menciptakan keseimbangan.
- Akhiran (Finish): Lapisan rasa yang kompleks bertahan lembut di langit-langit mulut.
BACA JUGA: 7 Rekomendasi Signature Cocktail ala Cosmo Pony
Kunjungi The Cocktail Club di Senopati, Jakarta Selatan!
Itulah berbagai perbedaan tequila dan mezcal yang perlu diketahui. Anda juga dapat mengunjungi The Cocktail Club di Senopati, Jakarta Selatan untuk mengeksplorasi tequila, mezcal, maupun alkohol premium lainnya.
The Cocktail Club dinobatkan sebagai Indonesia's Best Bar 2024 dan menempati peringkat ke-12 dalam daftar Asia's 50 Best Bars 2024.
Bar ini juga menawarkan interior art deco yang nyaman, koleksi whisky yang lengkap, cocktail kreatif berbahan lokal, serta suasana yang semakin hidup sepanjang malam.
Segera reservasi di The Cocktail Club!





