BACK

Khas Gourmet: Sarapan di Benedict

April 01, 2015

Duo chef Fernando Sindu dan Ivan Wibowo, adalah lulusan Culinary Institute of America (CIA) yang baru saja mendirikan Benedict di sayap timur Grand Indonesia. Restoran tersebut bagaikan babak baru mereka yang sebelumnya giat menggelar acara pop-up brunch. Temukan berbagai menu all-day breakfast di sini, yang akan memanjakan fantasi foodie dalam diri Anda. Foie gras rice dengan Sous-vide Egg, misalnya, yang dipersiapkan langsung oleh Fernando saat Dewi berkunjung. Saus teriyaki dengan infusi truffle menjadi pelengkap hidangan yang seketika merebut hati.

Sesuai nama restoran, Eggs Benedict adalah menu yang pantang dilewatkan di sini. Versi klasik dengan sepasang English Muffin dan dua butir poached egg berlumur saus Hollandaise sudah tentu ada. Namun versi Florentine pun sayang untuk dilewatkan. Cured Salmon begitu molek tampil bersama tobiko di atas tumisan baby spinach, dan roti brioche berselimut saus Hollandaise. Cicipi pula Egg in a Jar, satu toples kaca berisi roti brioche, mac & cheese, jamur shitake, crispy beef bacon dan 63 derajat Celsius sous-vide egg. Menarik, karena saat akan dilahap, waiter akan datang dan menyuntikkan potato foam hingga memenuhi toples. Anda dipersilakan untuk mengaduknya secara merata sebelum siap menikmatinya.

Paralel dengan kreasi Fernando, Ivan lebih mengerahkan kemampuannya mengolah hidangan manis. Frozen Custard misalnya, mengingatkan akan es krim yang sudah populer di Amerika Serikat bagian barat. Rasa yang disajikannya mungkin terkesan asing untuk repertoar eskrim, mulai dari Maple Bacon hingga Sandwich. Coba juga Banoffee Pie buatan Ivan. Lembutnya krim dan toffee di atas pie pisang lumer melenakan palet pengecap Anda setelah menyantap hidangan utama.Sementara, pilihan dessert lainnya berparade cantik di sisi kiri pintu masuk Benedict. Pilihannya antara lain Ban-a-tella Crumble, Snickers Cheesecake, dan Marshmallow Bonbons. (AJENG PUSPITA). Published in Dewi Magazine April 2015.